I Need A Girl

JUDUL : I NEED A GIRL

Main Cast :

  • Nicole Jung Kara
  • Kim Kibum SHINee

“ Benarkah? ” Gadis dengan rambut merah panjang mencodongkan badannya kearah teman sebayanya itu.

Gadis dengan rambut panjang ikal, temannya gadis tadi itu berjalan memutari sofa lalu menghempaskan tubuhnya disana, tepat disamping gadis berambut merah itu. ia meraih remote tv yang berada di meja dan memencet tombol merah¾membuat layar tvnya menyala.

“ Menurut buku yang pernah aku baca begitu. ” ucap temannya itu sambil mencomot kentang goreng yang barusan dia buat.

“ Jadi pria itu suka wanita yang bisa memasak, suka memakai rok, bertatakrama saat makan, duduk, berbicara dan sebagainya. ”

“ Ya. Bukan aku yang mengatakannya, cole. ”

Gadis berambut merah yang dipanggil cole itu membentuk huruf O dengan mulutnya lalu terdiam. Apa dia bisa seperti itu demi pria itu? pria yang menjadi pacarnya selama 1 tahun terakhir.

“ Bagaimanapun key kan pria tulen ya. Apa dia pernah berharap aku seperti itu? ” Gumamnya. “ Hara~bagaimana ini? Aku sayang key aaa! ” lanjutnya gelisah.

“ Aku tidak mengatakan kalau dia waria bukan? ”

‘ BUGH ’

Sebuah bantal sofa melayang tepat diatas kepala gadis yang dipanggil hara tadi. Gadis itu mengelus kepalanya dan menatap Nicole dengan tatapan protes.

“ YAAK! KAU KENAPA?! ”

“ KENAPA KAU MENGATAKAN KALAU KEY ITU WARIA PABO?! ” balasnya berteriak.

Hara memajukan bibirnya, “ Aku kan tidak bermaksud begitu! ”

Nicole menghela nafasnya lalu sibuk dengan masalah yang memenuhi otaknya sekarang. Key key key dan key. Pria paling ia sayang dan satu-satunya yang ada di hatinya sekarang. Berawal dari persahabatan mereka lalu key mengungkapkan perasaannnya dan Nicole menerimanya. Tidak istimewa tapi cukup membuat Nicole merasa berbunga-bunga saat itu.

Nicole sering berpikir, dia harus berubah. Dia tidak mau membuat key malu. Nicole harus menjadi gadis istimewa! Itulah yang ia pelajari dari teman seperjuangannya itu sekarang.

“ Aku harus bagaimana hara? Aku takut. ”

Hara memalingkan mukanya kearah sahabatnya itu dan mengangkat bahu.

“ Aku rasa key pasti menerimamu apa adanya kok. Dia tidak pernah mempermasalahkan hal-hal seperti ini kan? ”

“ Ya tapi tetap saja! Key itu dikelilingi oleh gadis-gadis seperti yang kau bilang! Aku kan takut. ”

“ Tapi cole¾ ”

‘ DDRRTTT DDRRTT ’

Kedua gadis tadi serentak menoleh kearah meja didepan mereka. Salah satu ponsel mereka bergetar dan itu ponsel Nicole.

Nicole meraihnya dan membaca nama penelfon yang tertera dilayar. Ia membulatkan matanya dan mendadak tangannya menjadi bergetar. Ia menoleh hara dan hara menatapnya seolah mengatakan ‘ Angkat pabo! ’

Nicole menggigit bibirnya dan akhirnya mengangkat telfon tersebut.

“ Baru juga diomongin udah nelfon. Panjang umur tuh si key ckck ” Gumam hara lalu lanjut menonton acara tv kesukannya.

“ Yeoboseo? ” Sapa Nicole dengan suara pelan. Ia menggigit kukunya untuk menyembunyikan kegugupannya.

“ Kamu kenapa cole? ” Tanya key heran. Ia sepertinya menyadari keanehan dari cara Nicole berbicara.

“ Hm, gak kenapa-kenapa kok. Ada apa key? ” Jawab Nicole mencoba membuat suara sebiasa mungkin.

“ Kamu lagi apa? Main ke dorm shinee dong! ” Ajak key.

Nicole menggigit bibir bawahnya lalu menoleh kearah hara lagi. Hara balas menatapnya dan menaikkan alisnya. Kenapa susah sekali cerita jatuh cinta Nicole ini? Tanya hara dalam hati.

“ Hm, tapi aku lagi berdua sama hara. Kasian kalau dia ditinggalin sendiri. ” elak Nicole.

Hara menoleh kearahnya dan berkata ‘ Apa? ’ dengan gerak bibirnya. Kenapa ada nama dia disitu? Kadang Nicole ini menyusahkan saja! Apalagi jika sudah sangkut paut dengan key. Hara tidak tau seberapa besar rasa sayang Nicole ke key.

“ Gakpapa. Ajak aja hara kesini. Ada minho kok. ”

Nicole menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Apa yang harus ia katakan sekarang?

Gadis itu membanting tubuhnya ke sofa beberapa kali.

“ Oke, tunggu bentar ya. ”

“ Perlu aku jemput? ”

“ Ah, gak perlu key. Aku pergi bareng hara aja hehe. ”

“ Oh, ya sudah. See you baby. ”

“ N-ne. ”

Setelah mengatakan itu, Nicole memutuskan telfonnya. Ia membanting ponselnya ke sebelah tempat duduknya dan menghempaskan tubuhnya lagi.

Selalu saja begini, ia sudah menjalin hubungan dengan key sejak lama. Tapi Nicole masih saja seperti orang yang baru 1 kali jatuh cinta. Deg-degan, salah tingkah. Apalagi jika key menelfon tiba-tiba saat ia membicarakan pria itu.

“ Hara, ayo kita ke dorm shinee. ” Ajak Nicole.

Ia mulai berdiri bangun dari tempat duduknya dan berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.

Hara menaikkan alis matanya heran namun tetap mengikuti kemauan teman terdekatnya tersebut. Gadis cantik itu meraih remote tv dan mematikannya lalu masuk kekamar yang bersebelahan dengan kamar Nicole karena hara memang tidur bersama magnae mereka¾kang ji young.

*****

“ Nah, kita sudah sampai Nicole sayang~ ” hara membangunkan Nicole dari lamunan panjangnya selama mereka berada di jalan. Hara yang membawa mobil, jadi aman saja jika Nicole melamun.

“ Ah, oh sudah sampai? Haish aku melamun sejak tadi. ” jawab Nicole serba salah.

Hara menggeleng-gelengkan kepalanya, “ Aku tau kalau kau melamun. Ayolah Nicole jangan dipikirkan. Oia hey jangan bilang kau pakai rok karena… ”

Yayaya. You know that. ”

“ Rok siapa yang kau pakai? ”

“ Ah ini, punya gyuri eonnie hehehe. ” Jawab Nicole tanpa rasa bersalah.

Hara menepuk jidadnya melihat sifat sahabatnya itu saat jatuh cinta. Dia saja pakai celana pendek, kenapa Nicole yang memakai rok? Dia kan lebih feminism daripada Nicole. Dasar Nicole Nicole!

Mereka berdua memakai kacamata dan turun dari mobilnya. Berjalan agak mengendap-endap agar orang umum tidak tau kalau itu mereka. Bisa gawat jika ketahuan! Bisa jadi gossip baru! Untuk apa anggota kara datang ke dorm apartement yang isinya dorm shinee. Tentu saja mencurigakan bagi semua orang.

Nicole memencet tombol bel disamping pintu. Taklama kemudian pintupun dibuka oleh seorang namja tinggi berambut kuning membukakan pintu.

Namja yang menjadi isi pikiran Nicole selama ini sedang duduk berhadapan dengan Nicole sendiri sekarang! Nicole yang merasa dirinya agak stress berusaha untuk tenang.

“ Hey key! Kemana minho? ” Tanya hara.

Hara melihat keselilingnya dan tidak menemukan adanya Minho disana. Lagipula ia juga ingin pergi jauh dari kedua pasangan tersebut.

“ Ada di kamar. Dia lagi main psp. Masuk aja kesana. Kau tau? Dia sering cerita kalau dia rindu denganmu. Kau selalu sibuk dengan Junhyung-junhyung itu. ” Celoteh key karena memang begitulah dia.

“ Yaak! Kau jangan sebut nama namja gila satu itu! ” protes hara tidak terima.

“ Kenapa? ” Tanya key heran, “ Dia kan pacarmu. ” key berkata seperti itu dengan nada mengejek.

Hara memajukan bibirnya, “ Jangan mengatakan dia pacarku! Aku tidak sudi tau! ”

Setelah mengatakan itu hara berlari masuk kedalam kamar minho, meninggalkan key dan Nicole berdua.

“ Kenapa dia tidak mau dibilang pacar Junhyung? ” Tanya key.

“ Hara membencinya. Dia kan berpacaran dengan minho. Masa kau tidak tau key? ” Jelas Nicole.

“ Aku tau kok. Aneh-aneh saja. ”

Key beranjak dari sofa dan berjalan menuju dapur. Nicole yang merasa tidak punya teman di ruangan itu ikut menyusul key.

“ Kau buat apa? ” Tanya Nicole.

“ Biasa. Aku mau nyoba resep baru. Kata minho tadi dia lapar. ”

Nicole membentuk huruf O dengan mulutnya lagi. Ini dia. Nicole tidak bisa apa-apa kalau didapur. Ia merasa tidak enak dengan key. Nicole kan perempuan, masa tidak bisa memasak? Hara saja bisa yeah walaupun pas-pasan, paling tidak dia bisa.

“ Mau aku bantu? ” Tawar Nicole.

Sontak key menghentikan aktifitasnya dan beralih menatap Nicole. Tak lama kemudian suara tawa menggelegar di dapur dorm shinee itu. Nicole menatap key heran. Kenapa dia malah tertawa?

“ Nicori sayang, aku tau kemampuanmu didapur itu sangat buruk. Lagipula kau kenapa? Tidak biasanya kau seperti ini. Biasanya kau lebih memilih untuk duduk diam atau menonton lalu makan. Kau kenapa baby? ”

Nicole menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal. Ck kalau ditanya seperti ini dia mau jawab apa?

“ Ti-tidak apa-apa kok key. ” Jawab Nicole ragu.

Key menghidangkan makanan yang baru siap ia masak dan mengajak Nicole untuk duduk di meja makan.

Ia membukakan kursi untuk Nicole dan Nicole tersenyum karena itu. ini yang dia suka dari key, dia tau bagaimana membuat Nicole merasa nyaman bersamanya. Setelah itu, key pun duduk didepannya.

“ Bener? Aku merasa ada yang lain dari kamu akhir-akhir ini cole. ” Tanya key.

Pria itu mulai menyendok makanannya dan memasukkannya dalam mulutnya. Merasa di skak mat, Nicole merasa menjadi susah untuk menelan. Dia tahu key pasti akan merasakan perubahannya. Dia harus menjawab apa kalau begini?

“ Iya key. Serius kok. ”

Key menatap mata Nicole dalam-dalam. Berusaha mencari sesuatu yang disembunyikan oleh gadis yang ia pacari hampir 1 tahun itu. banyak orang bilang, jika kau mencari kejujuran, tataplah matanya. Jangan percaya mulutnya,

“ Kamu menyembunyikan sesuatu dariku. Iya kan cole? ” Tanya key.

“ Ng-nggak key. ”

“ Pasti ada. Kamu gak bisa bohong cole. Ayo dong, kamu mau nyembunyiin apa sih dari aku? Kamu taukan aku gak suka orang bohong? Nicole, ayo bilang. ”

Nicole menarik nafasnya lalu membuangnya dengan berat.

“ Aku ngerasa bersalah sama kamu, key. ”

Keypun berhenti menyuap mulutnya dan menatap Nicole lagi, “ Kenapa? ”

“ Aku…aku ngerasa nggak baik buat kamu. Aku cewek yang gak bisa masak, gak suka pake rok dan pokoknya aku gak baik buat kamu. Aku ngerasa ngecewain kamu key. ” Ucap Nicole jujur. Ia menundukkan kepalanya kali ini. Tidak berani menatap key sama sekali.

Key benar-benar menaruh sendoknya ketepi dan menatap Nicole dengan serius.

“ Bener kamu ngerasa gitu? ”

Nicole mengangguk.

“ Nicole, dengarkan aku. ”

Nicole mengangkat kepalanya, memberanikan diri walaupun sebenarnya nyalinya benar-benar menciut.

“ Aku gak suka cewek yang pake rok. Aku suka kok kamu pakai celana. Aku gak perduli kamu bisa masak atau nggak, karena apa? Karena aku nerima kamu apa adanya. Aku sayang kamu apa adanya. Aku suka kamu yang selalu jadi diri kamu sendiri. Itu yang ngebuat aku sayang sama kamu Nicole. Aku gak pernah nuntut hal-hal kayak gitu kok. Aku cuman butuh kamu yang selalu ada buat aku dan Nicole yang cuman punya key. Itu yang aku butuh. ”

Key beranjak dari tempat duduknya dan berdiri di samping kursi Nicole. Ia menarik bahu Nicole, membuat mereka menjadi berhadapan.

“ Saranghae~ ”

“ Nado, my key~ ”

Key, pria itu mendekatkan wajah mereka dan mencium kening Nicole dengan sayang.

“ Wah wah. Berakhir dengan bahagia. Aku terharu minho! Kau tahu? Ini lebih romantic daripada film yang barusan aku tonton didorm! ”

“ Iya aku juga hihi. Ternyata key hyung bisa juga romantic. Aku tidak menyangka tau! ”

Key dan Nicole menoleh kearah sang pengganggu moment mereka.

“ MINHO! HARA! NGANGGU BANGET SIH! ”

***END***

One thought on “I Need A Girl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s